<p><strong>DALUNG (23/12/2025) </strong>– Malam Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Yowana Prasada Amertha Desa Adat Padang Luwih berlangsung meriah pada Kamis (27/11) di Wantilan Kerta Kencana Pura Desa lan Puseh Desa Adat Padang Luwih. Acara tersebut menjadi momentum penting bagi generasi muda desa adat dalam menjaga kekompakan dan memperkuat peran mereka dalam pelestarian budaya. Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya kehadiran undangan dan partisipasi aktif seluruh komponen desa. </p> <p> </p> <p>Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Kuta Utara I Putu Eka Parmana, S.STP., M.M., Perbekel Dalung I Gede Putu Arif Wiratya, S.Sos., Ketua BPD Desa Dalung Drs. Nyoman Waga, M.Si., Ketua LPM Desa Dalung Drs. Bagus Sapta Tenaya, M.M.Ak., serta Bendesa Adat Padang Luwih I Ketut Adi Ardana, S.E., bersama prajuru. Hadir pula Ketua Karang Taruna GARUDA Dalung I Ketut Bijaya Negara, S.H., para Kelian Banjar Adat dan Banjar Dinas se-Wewidangan Desa Adat Padang Luwih, Sabha dan Kertha Desa Adat Padang Luwih, Sekaa Teruna, serta aparat keamanan dari Polsek Kuta Utara, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satlinmas, dan Pecalang Desa Adat Padang Luwih.</p> <p> </p> <p>Dalam sambutannya, Camat Kuta Utara I Putu Eka Parmana, S.STP., M.M., membuka pidato dengan sebuah pantun yang langsung menghangatkan suasana dan disambut meriah oleh seluruh hadirin. Beliau kemudian menyampaikan ucapan selamat Dirgahayu ke-59 Yowana Prasada Amertha. <em><strong>"Saya berharap organisasi kepemudaan ini dapat terus tumbuh menjadi wadah yang solid, kompak, kreatif, dan inovatif di Desa Adat Padang Luwih,"</strong></em> ucapnya. Camat Kuta Utara juga menegaskan relevansi tema “Lilaning Cita Werdhi Budaya” yang menurutnya menjadi pengingat bagi generasi muda untuk tetap bergembira, berkarya, dan berperan aktif dalam melestarikan adat serta budaya Bali di tengah perkembangan zaman.</p> <p> </p> <p>Beliau turut memberikan apresiasi atas keberhasilan Yowana Prasada Amertha dalam menyelenggarakan rangkaian perayaan ulang tahun yang berlangsung meriah dan penuh makna, termasuk lomba Gebogan serta Penjor yang sarat nilai filosofis. Menurutnya, karya-karya tersebut tidak hanya menampilkan kecakapan seni, melainkan juga melambangkan kemuliaan, kemakmuran, dan ungkapan rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. <em><strong>“Semoga Yowana Desa Adat Padang Luwih agar tetap menjaga kelestarian tradisi adat, menjunjung tinggi rasa persatuan dan kekeluargaan, serta menjadi panutan dalam menjaga harmoni desa adat,” </strong></em>tuturnya.</p> <p> </p> <p><strong>(KIMDLG-001).</strong></p>
Camat Kuta Utara Apresiasi Perayaan HUT  ke-59 Yowana Prasada Amertha Desa Adat Padang Luwih 
23 Dec 2025